Yang terulang

Standard

Dan penggalan masa itu berulang.
Tak kuasa kucegah,
Tak anya kubendung.

Berkali kukatakan pada hatiku,
Kenangan manis bukan kenyataan,
Ia hanya angan romantis yang kosong

Penggalan fakta tlah lama memberi tanda,
Mempertegas ragu dan memisah impian.
Namun hati tak pernah berpikir panjang.

Dan kala ia menyadari dirinya yang retak kembali,
Hati gemetar menahan nyeri,
Aku mendekapnya erat, menahannya utuh.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s