Karena Kadang

Standard

Karena kadang,
Kaki tak mengerti,
Diam seakan terhalang,
Dan kau terhenti,
Diam memandang,
Jejak langkah kaki,
Yang mengekor di belakang.

Karena kadang,
Kau sendiri tak mengerti,
Akan hidupmu yang lapang,
Kisahmu yang terisi,
Untaian nada gambang,
Nafasmu yang mencipta melodi.

Karena kadang,
Kakimu ingin berlari,
Namun hati berdidih bimbang,
Puaskah dahaga hatimu ini,
Diisi banyu sesendang?

Karena kadang,
Tak ada guna berdiri,
Ronta, lompat dan tendang !
Karena diam bukan kata hati.

Karena kadang,
Waktu berhenti,
Tanpa halang,
Tanpa bayang,
Dan kau tanya sendiri,
Apa hidup tlah berarti.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s